♣ Meningkatkan Kepuasan Konsumen
Percaya deh, kalau brand bisa memahami dan merespons kebutuhan konsumen dengan baik,
Kepuasan konsumen akan meningkat secara keseluruhan.
Bahkan konsumen secara sukarela memberikan ulasan positif, rekomendasi positif.
♥Kepercayaan Konsumen
Kejujuran dan ketulusan bisa meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap merek.
Dari rasa percaya ini, konsumen akan suka berinteraksi lebih lanjut,
Melakukan pembelian ulang, dan bahkan menjadi advokat merek.
♣Diferensiasi dari Kompetitor
Kemampuan brand untuk berpikir dan bertindak sepeeti manusia,
Menjadi magnet untuk menarik perhatian konsumen lebih besar dan memenangkan pasar.
♥ Pengalaman Positif
Bukan hanya hubungan dengan konsumen yang semakin positif,
Pengalaman pada merek juga akan meningkat secara keseluruhan.
Inilah memicu word-of-mouth yang positif.
Contoh Brand yang Menggunakan Sisi Manusia
Nike’s “Dream Crazy”

Kampanye “Dream Crazy” dari Nike yang menghadirkan Colin Kaepernick pada 2018,
Berhasil mempromosikan pesan-pesan yang kuat tentang keberanian, inspirasi, dan perubahan sosial.
Atlet NFL ini dipilih untuk menggambarkan cerita inspiratif untuk mengatasi rintangan dan mencapai impian.
Ini adalah contoh kampanye pemasaran untuk mempromosikan produk Nike,
Plus membangun kesadaran sosial.
Disney’s “Share Your Ears”

Dengan kampanye “Share Your Ears”,
Disney mengundang penggemarnya untuk berbagi foto mereka memakai telinga Miki Mouse,
Nah, nantinya dari setiap foto yang diunggah akan menyumbangkan $5 untuk Make-A-Wish Foundation.
Hebat, Disney bukan cuma menciptakan ikatan emosional dengan penggemar mereka,
Tapi juga berkontribusi pada tujuan amal yang positif.
Yuk Saatnya Bikin Brand yang Punya Sisi “Manusia“
Ayo, saatnya membuat merek yang punya sisi humanis yang membuat konsumen terhubung.
Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menghubungi Riz Visual hari ini.
Dengan bantuan tim ahli kami,
Merek-mu bisa menciptakan kampanye pemasaran yang hebat
Serta punya hubungan yang lebih bermakna dengan konsumen.
Segera mulai perjalanan menuju brand yang
lebih hidup dalam benak konsumen
Baca juga: Perbedaan Brand Recall – Brand Recognition – Brand Awareness

