5 Langkah Membuat Brand Voice

♦#1 Tentukan Nilai Merek/Brand
Tahu nilai bisnis,
Jadi kunci untuk bikin Tone of Voice yang sejalan sama misi dan relate sama target audiens.
Pertanyaannya, gimana cara nentuin nilai core bisnis?
- Prioritaskan nilai utama yang mencerminkan identitas merek dan ingin di asosiasikan dengan perusahaan.
- Cari masukan dari karyawan dan pihak internal buat memastikan semuanya sejalan.
- Buat workshop, diskusi, dan interaksi sama komunitas untuk mencari tahu keinginan mereka.
♦#2: Kenali Target Audiens
Kenal audiens jadi kunci buat bikin Brand Voice yang relate sama mereka.
So, coba deh kenali audiens kamu dengan step mudah ini
- Lakukan riset pasar buat ngerti preferensi, masalah, dan perilaku mereka. (Lewat media sosial, survei, atau formulir feedback)
- Bikin persona pembeli buat merepresentasikan pelanggan ideal kamu.
- Identifikasi dimana audiensmu banyak menghabiskan waktunya online maupun offline.
- Analisis data di media sosial.
♦#3: Analisa Komunikasi
Cek kembali apakah channel komunikasi dan konten yang dibuat udah sejalan sama Brand Voice bisnis.
Dan ini caranya
- Cek situs web, profil media sosial, materi pemasaran, dan interaksi dukungan pelanggan.
- Cari area yang perlu diperbaiki.
- Pastikan konten yang ada bisa mencerminkan nilai inti dan nyambung sama audiens kamu.
♦#4: Pilih Kata Sifat yang Deskriptif
Pilih sekelompok kata sifat yang bisa mewakili kepribadian dan gaya merek kamu.
Nantinya, kata-kata ini bakal jadi panduan buat bikin konten dan pesan.
Contoh kata-kata sifat buat Brand Tone of Voice:
- Ramah
- Profesional
- Playful
- Berwibawa
- Inovatif Langkah
♦#5: Buat Pedoman
Untuk menjaga konsistensi Tone of Voice kamu.
Buatlah pedoman yang mencakup:
- Voice & Style: Tentuin suara, gaya, dan kepribadian merek.
- Prinsip dasar: Spesifikasikan cara merek waktu menyampaikan suatu topik dan situasi berbeda.
- Do’s & Dont’s: Jelaskan batasan untuk setiap konten
- Contoh: Kasih contoh kalimat yang bisa mengilustrasikan brand voice di berbagai konteks.
