perbedaan landscape dan portrait
shutterstock_1846145977 (by Aldrin Rachman Pradana)
  • Home
  • Fotografi
  • 5 Perbedaan Landscape dan Portrait yang Wajib DiKetahui
Fotografi

5 Perbedaan Landscape dan Portrait yang Wajib DiKetahui

Mimin dulu bingung banget kenapa ya hasil foto nggak menarik

Padahal udah ikutin panduan, perhatiin komposisi foto dan detail lainnya.

 

Sampe akhirnya pas ikutin workshop, baru deh mata ini terbuka.

Ternyata selama ini mimin kurang memperhatikan perbedaan landscape dan portrait.

Akibatnya, subjek konteksnya nggak sesuai,

Hasilnya juga jadi kurang menarik.

 

Nah, biar kamu bisa menghindari kesalahan yang sama,

Mimin bakal kasih tahu cara punya foto yang menarik dari ahlinya.”

Cari tahu bedanya foto landscape sama portrait

Subjek Foto

Subjek Foto
shutterstock_1039387927 (By Garfieldbigberm)

Memotret Kehidupan Manusia

Potrait atau potret merupakan jenis fotografi yang berfokus pada manusia sebagai subjek utama.

Dalam foto potret, tujuan utamanya;

  • Menangkap ekspresi wajah
  • Menguatkan emosi dan karakter dari mata, senyuman, gerakan, ekspresif.

Untuk mengungkapkan detail di atas, fotografer harus menciptakan ikatan erat dengan subjek foto.

Menangkap Keajaiban Alam dan Lingkungan

Foto landscape; berfokus pada keindahan alam dan lingkungan sekitarnya,;

Seperti pegunungan yang menjulang, keindahan pantai atau visual langit dramatis.

 

Sederhananya tujuan utama fotografi lanskap;

Menunjukan kehebatan alam dan keindahannya yang tak terbatas.

Perbedaan Potrait dan Landscape Pada Layout Foto

cara membedakan format layout potrait dan landscape
Shutterstock 2242975377 (By akmal mahdi)

Pertama, landscape foto memiliki bentuk yang lebarnya lebih besar daripada tingginya.

Sedangkan gambar potrait memiliki layout horizontal yang luas, sehingga memberikan pengalaman visual  memikat.

 

Dengan memahami perbedaan landscape dan potrait dari segi layout foto di atas,

Kamu dapat memilih format yang paling sesuai dengan subjek dan tujuan foto tersebut.

Namun, jangan lupa untuk memperhatikan komposisi, cahaya, dan elemen estetika lainnya untuk menciptakan hasil foto bermakna.

Teknik Pengambilan Foto

teknik pengambilan foto
shutterstock_571030300 (by Oleksiy Rezin)

Menyoroti Detail dan Ekspresi

Dalam fotografi potret, lensa kamera dengan jarak fokus 50mm atau 85mm, seringkali digunakan.

Alasannya, jenis lensa ini akan menciptakan sudut pandang yang lebih dekat dan memfokuskan perhatian pada subjek utama.

Selain itu, perhatikan juga sudut pengambilan foto di bawah ini untuk menciptakan hasil foto terbaik.

  • Eye-level Angle: Ciptakan kontak visual yang kuat dan menunjukkan ekspresi mendalam, dengan mengambil foto dengan fokus pada mata subjek.

 

  • Low Angle: Memotret dari bawah subjek dapat menunjukan sisi kuat dan dominasi pada subjek foto.

 

  • High Angle: Sebaliknya, memotret dari atas subjek dapat memberikan kesan unik dan sulit terlupakan.

 

  • Side Angle: Jika, ingin mengungkapkan profil wajah yang menarik atau menonjolkan fitur wajah yang unik, gunakan teknik foto dari samping.

 

  • Diagonal Angle: Untuk menciptakan dinamika visual yang menarik dan menambah gerakan dalam foto, ambil subjek dengan kemiringan yang tepat.

 

  • Close-up Angle: Memotret subjek dengan jarak yang sangat dekat, seperti close-up pada wajah, dapat menampilkan detail yang menarik dan intensitas emosi yang kuat.

Jangan lupa untuk  memilih latar belakang yang tepat untuk menonjolkan subjek atau menciptakan efek bokeh yang mengesankan.

Utamakan juga teknik pencahayaan yang jadi elemen penting untuk menyoroti setiap detail.

Menangkap Keindahan Dengan Perspektif luas

Landscape, menggunakan Lensa Wide-Angle seperti lensa 16mm atau 24mm,

Sehingga memungkinkan pengambilan gambar dengan sudut pandang yang lebih luas, menangkap pemandangan alam secara menyeluruh.

Untuk hasil yang maksimal perhatikan teknik yang tepat dalam fotografi ini seperti:

  • Human Eye-level Perspective: Memotret dengan sudut pandang yang sejajar dengan mata manusia memberikan perasaan kedalaman dan keseimbangan pada gambar.

 

  • Low Perspective: Dari sudut pandang yang lebih rendah, seperti mengambil gambar dekat dengan permukaan tanah, kamu dapat menampilkan perspektif dramatis, serta menekankan elemen lainnya yang melengkapi hasil foto tersebut.

 

  • High Perspective: Ciptakan pemandangan alam yang luas dengan memotret dari sudut pandang yang lebih tinggi, seperti dari atas bukit atau tebing.

 

  • Wide-Angle Perspective: Manfaatkan lensa wide-angle, untuk menangkap pemandangan yang luas dan memberikan perasaan kedalaman terhadap ruang yang lebih besar.

 

  • Panoramic Perspective: Menggabungkan beberapa foto dalam satu gambar panorama dapat menciptakan efek yang megah dan memperlihatkan pemandangan yang memukau.

 

  • Golden Hour Perspective: Memanfaatkan cahaya matahari pada saat Golden Hour, saat pagi atau senja, dapat memberikan sentuhan hangat dan pencahayaan memukau pada foto lanskap.

Selain menggunakan teknik di atas, pemilihan titik fokus yang tepat akan memberikan kesan kedalaman maupun memaksimalkan detail yang menakjubkan. Manfaatkan juga pencahayaan alami, untuk mendapatkan hasil terbaik.

Ukuran Foto

perbedaan ukuran foto potrait dan landscape
shutterstock_1728517435 (By The_Believer_art)

Perbedaan ukuran foto potrait dan landscape sangat beragam, namun secara umum dapat kamu lihat di bawah ini

Ukuran foto portrait

  • 4×6 inci: Ukuran ini ideal untuk foto potret individu atau beberapa orang dengan fokus pada detail wajah.

 

  • 5×7 inci: Dengan memiliki ruang ekstra yang lebih besar, kamu bisa menampilkan detail wajah pada foto potret individu atau kelompok kecil.

 

  • 8×10 inci: Ukuran yang lebih besar dan lebih mencolok, memberikan kesempatan untuk menampilkan foto potret individu, keluarga, atau karya seni yang artistik.

Ukuran foto landscape

  • 8×12 inci: Ukuran yang ideal untuk menampilkan keindahan pemandangan alam yang luas dan mengesankan.

 

  • 11×14 inci: Gunakan ukuran foto ini untuk menonjolkan keindahan pemandangan alam dengan detail luar biasa

 

  • 16×20 inci: Ukuran yang mencolok dan memukau, ideal untuk menampilkan pemandangan alam yang megah dan menakjubkan. Ukuran ini memberikan ruang yang luas untuk menghargai keindahan alam dalam skala yang besar.

Perbedaan landscape dan portrait di atas hanya panduan yang dapat kamu kembangan lagi. Namun, ingat dalam menentukan ukuran foto, penting untuk mempertimbangkan pesan, tampilan visual, dan efek yang ingin disampaikan kepada penonton.

Contoh Foto Landscape dan Potrait

Shutterstock -1579360606 (By Denis Belitsky)shutterstock_1009123198 (by CCISUL)

Melalui perbedaan landscape dan portrait yang menarik ini, kamu dapat melihat fotografi sebagai seni mampu memvisualisasikan beragam sudut pandang kehidupan.

Selain juga menawarkan pengalaman visual unik serta mengesankan.

Apapun pilihanmu, pastikan untuk tetap berkreasi tanpa batas, dan jadilah inspirasi bagi orang lain dengan karya-karya terbaikmu.

Ayo, jadikan fotografi sebagai sarana untuk memperlihatkan keindahan dunia ini, wadah untuk mencari pengalaman, dan mencari penghasilan dengan menjadi Shutterstock Contributor.

Related posts

7 Aksesoris Kamera DSLR Untuk Pemula dan Fungsinya

Admin Original

Pertarungan DSLR Atau Mirrorless Untuk Video, Siapa Juaranya?

Admin Original

Kehebatan Lensa iPhone 15 Pro Max yang Mendorong Revolusi Fotografi

Admin Original

Intip 10 Jenis Komposisi Fotografi yang Bikin Hasil Foto Auto Dilirik

Admin Original

Kisah Fotografer Sukses yang Penuh Lika Liku

Admin Original

Apa Itu Exposure dan Peran Pentingnya Pada Fotografi

Admin Original

Leave a Comment

Open chat
Konsultasi via WhatsApp
Konsultasi via WhatsApp